Pembibitan
1) Pemilihan Bibit Calon Induk
Bibit lebah unggul yang di Indonesia ada dua jenis yaitu A. cerana (lokal)
dan A. mellifera (impor). Ratu lebah merupakan inti dari pembentukan
koloni lebah, oleh karena itu pemilihan jenis unggul ini bertujuan agar
dalam satu koloni lebah dapat produksi maksimal. ratu A. cerana mampu
bertelur 500- 900 butir per hari dan ratu A. mellifera mampu bertelur 1500
butir per hari.
Friday, January 28, 2011
Thursday, January 27, 2011
Jenis Lebah Madu
J E N I S LEBAH MADU
Lebah termasuk hewan yang masuk dalam kelas insekta famili Apini dan genus
Apis. Spesiesnya bermacam-macam, yang banyak terdapat di Indonesia adalah A.
cerana, A. Dorsata A. Florea. Jenis unggul yang sering dibudidayakan adalah jenis
A. mellifera.
Lebah termasuk hewan yang masuk dalam kelas insekta famili Apini dan genus
Apis. Spesiesnya bermacam-macam, yang banyak terdapat di Indonesia adalah A.
cerana, A. Dorsata A. Florea. Jenis unggul yang sering dibudidayakan adalah jenis
A. mellifera.
Wednesday, January 26, 2011
Apa Saja Yang Dihasilkan Lebah Madu?
MANFAAT LEBAH MADU
Produk yang dihasilkan madu adalah:
1) Madu sebagai produk utama berasal dari nektar bunga merupakan makanan
yang sangat berguna bagi pemeliharaan kesehatan, kosmetika dan farmasi.
2) Royal jelly dimanfaatkan untuk stamina dan penyembuhan penyakit, sebagai
bahan campuran kosmetika, bahan campuran obat-obatan.
3) Pollen (tepung sari) dimanfaatkan untuk campuran bahan obat-obatan/
kepentingan farmasi.
4) Lilin lebah (malam) dimanfaatkan untuk industri farmasi dan kosmetika
sebagai pelengkap bahan campuran.
5) Propolis (perekat lebah) untuk penyembuhan luka, penyakit kulit dan
membunuh virus influensa.
Produk yang dihasilkan madu adalah:
1) Madu sebagai produk utama berasal dari nektar bunga merupakan makanan
yang sangat berguna bagi pemeliharaan kesehatan, kosmetika dan farmasi.
2) Royal jelly dimanfaatkan untuk stamina dan penyembuhan penyakit, sebagai
bahan campuran kosmetika, bahan campuran obat-obatan.
3) Pollen (tepung sari) dimanfaatkan untuk campuran bahan obat-obatan/
kepentingan farmasi.
4) Lilin lebah (malam) dimanfaatkan untuk industri farmasi dan kosmetika
sebagai pelengkap bahan campuran.
5) Propolis (perekat lebah) untuk penyembuhan luka, penyakit kulit dan
membunuh virus influensa.
Sunday, January 23, 2011
Daftar Buku Tentang Budidaya Lebah Madu
DAFTAR PUSTAKA
1) Marhiyanto, B., 1999, Peluang Bisnis beternak Lebah, Gitamedia Press,
Surabaya.
2) Sumoprastowo, RM, Suprapto Agus, R,. 1993, Beternak Lebah Madu Modern,
Bhratara, Jakarta.
3) Trubus 4, 1988, Manisnya Rupiah dari Madu Lebah, Penebar Swadaya,
Jakarta.
1) Marhiyanto, B., 1999, Peluang Bisnis beternak Lebah, Gitamedia Press,
Surabaya.
2) Sumoprastowo, RM, Suprapto Agus, R,. 1993, Beternak Lebah Madu Modern,
Bhratara, Jakarta.
3) Trubus 4, 1988, Manisnya Rupiah dari Madu Lebah, Penebar Swadaya,
Jakarta.
Proses Penetasan Lebah Madu
Proses Penetasan
Setelah kawin, lebah ratu akan mengelilingi sarang untuk mencari sel-sel
yang masih kosong dalam sisiran. Sebutir telur diletakkan di dasar sel.
Tabung sel yang telah yang berisi telur akan diisi madu dan tepung sari
oleh lebah pekerja dan setelah penuh akan ditutup lapisan tipis yang
nantinya dapat ditembus oleh penghuni dewasa.
Setelah kawin, lebah ratu akan mengelilingi sarang untuk mencari sel-sel
yang masih kosong dalam sisiran. Sebutir telur diletakkan di dasar sel.
Tabung sel yang telah yang berisi telur akan diisi madu dan tepung sari
oleh lebah pekerja dan setelah penuh akan ditutup lapisan tipis yang
nantinya dapat ditembus oleh penghuni dewasa.
Sarana Dan Peralatan Beternak Lebah Madu
1) Perkandangan
a. Suhu
Perubahan suhu dalam stup hendaknya tidak terlalu cepat, oleh karena
itu ketebalan dinding perlu diperhatikan untuk menjaga agar suhu
dalam stup tetap stabil. Yang umum digunakan adalah kayu empuk
setebal 2,5 cm.
b. Ketahanan terhadap iklim
Bahan yang dipakai harus tahan terhadap pengaruh hujan, panas, cuaca
yang selalu berubah, kokoh dan tidak mudah hancur atau rusak.
c. Konstruksi
Konstruksi kandang tradisional dengan menggunakan gelodok dari
bambu, secara modern menggunakan stup kotak yang lengkap dengan
framenya.
2) Peralatan
Peralatan yang digunakan dalam budidaya lebah terdiri dari: masker,
pakaian kerja dan sarung tangan, pengasap, penyekat ratu, sangkar ratu,
sapu dan sikat, tempat makan, pondamen sarang, alat-alat kecil, peralatan
berternak ratu dan lain-lain.Penyiapan Sarana dan Peralatan
Dalam pembudidayaan lebah madu yang perlu dipersiapkan yaitu: Lokasi
budidaya, kandang lebah modern (stup), pakaian kerja dan peralatan
a. Suhu
Perubahan suhu dalam stup hendaknya tidak terlalu cepat, oleh karena
itu ketebalan dinding perlu diperhatikan untuk menjaga agar suhu
dalam stup tetap stabil. Yang umum digunakan adalah kayu empuk
setebal 2,5 cm.
b. Ketahanan terhadap iklim
Bahan yang dipakai harus tahan terhadap pengaruh hujan, panas, cuaca
yang selalu berubah, kokoh dan tidak mudah hancur atau rusak.
c. Konstruksi
Konstruksi kandang tradisional dengan menggunakan gelodok dari
bambu, secara modern menggunakan stup kotak yang lengkap dengan
framenya.
2) Peralatan
Peralatan yang digunakan dalam budidaya lebah terdiri dari: masker,
pakaian kerja dan sarung tangan, pengasap, penyekat ratu, sangkar ratu,
sapu dan sikat, tempat makan, pondamen sarang, alat-alat kecil, peralatan
berternak ratu dan lain-lain.Penyiapan Sarana dan Peralatan
Dalam pembudidayaan lebah madu yang perlu dipersiapkan yaitu: Lokasi
budidaya, kandang lebah modern (stup), pakaian kerja dan peralatan
Persyaratan Lokasi Beternak Lebah Madu
PERSYARATAN LOKASI
Suhu ideal yang cocok bagi lebah adalah sekitar 26 derajat C, pada suhu ini lebah
dapat beraktifitas normal. Suhu di atas 10 derajat C lebah masihberaktifitas. Di
lereng pegunungan/dataran tinggi yang bersuhu normal (25 derajat C) seperti
Malang dan Bandung lebah madu masih ideal dibudidayakan. Lokasi yang disukai
lebah adalah tempat terbuka, jauh dari keramaian dan banyak terdapat bunga
sebagai pakannya.
Suhu ideal yang cocok bagi lebah adalah sekitar 26 derajat C, pada suhu ini lebah
dapat beraktifitas normal. Suhu di atas 10 derajat C lebah masihberaktifitas. Di
lereng pegunungan/dataran tinggi yang bersuhu normal (25 derajat C) seperti
Malang dan Bandung lebah madu masih ideal dibudidayakan. Lokasi yang disukai
lebah adalah tempat terbuka, jauh dari keramaian dan banyak terdapat bunga
sebagai pakannya.
Subscribe to:
Posts (Atom)